Ical · 02 Nov 2025
Monitoring dan Pengawasan Laut
Menjaga Nafas Bumi dari Ancaman
Wilayah pesisir Banggai dan pulau-pulau kecil Sulawesi Tengah dikenal memiliki kekayaan laut yang luar biasa, termasuk terumbu karang, padang lamun, serta keanekaragaman hayati laut yang tinggi. Namun, potensi besar ini juga menghadapi ancaman serius seperti pencemaran laut, penangkapan ikan destruktif, serta alih fungsi kawasan pesisir.
Untuk itu, monitoring dan pengawasan lingkungan menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan ekosistem. Kegiatan ini mencakup pemantauan kualitas air laut, perubahan garis pantai, aktivitas nelayan, serta potensi kerusakan habitat laut.
Pengawasan dilakukan secara kolaboratif oleh masyarakat lokal, aparat pemerintah, dan organisasi lingkungan. Beberapa langkah nyata yang telah dilakukan antara lain:
- Pembentukan kelompok pengawas masyarakat (Pokmaswas).
- Penggunaan teknologi sederhana untuk pelaporan pencemaran dan kerusakan.
- Sosialisasi hukum lingkungan dan pelatihan pemantauan partisipatif.
Upaya ini tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga laut sebagai sumber kehidupan dan ekonomi. Dengan komitmen bersama, Banggai Dalaka dapat menjadi contoh wilayah pesisir yang maju namun tetap lestari.